Liku Luka Lari Lalu Lara Lebur Lentera

Lara lari liku luka lebur
Menjadi sebuah perhentian
Memaknai setiap liku yang ada
Membuat luka pada setiap rasa
Ku berlari menjadi letih lesu

Merasakan setiap lara hati pada rembulan
Memadu kasih hingga berlalu
Menjadi bias karna lebur dalam kesunyian 
Membuatku merasa lara itu berlalu

Hey....
Teriakku dalam lara
Merintih menahan luka yang ada
Berlari mencecerkan jutaan air berwarna
Menjadikan setiap persimpangan 
Tempat yang tak bisa dilalui

Hahahaha.....
Teriakku dalam tawa
Lebur sudah semua hidupku bersama lara
Disetiap liku persimpangan jalan
Merasa bahagia dalam jerat luka
Berdiri... Berlari melebur hati

Memanfaatkan persimpangan dengan air berwarna
Menengadah ke langit menjadikan diri basah oleh luka
Berharap turunnya api hingga meleburkan semuanya
Hahahahaha....
Tawaku lagi....

Wooooowwww.....
Kakiku lari kencang dengan derap luka
Terus menjerit dalam lara
Sembari membilas luka dengan air berwarna
Hingga lebur sudah duniaku bersama dengan lentera

Dalam lariku sembari menjerit....
Tampak luka yang ku basuh dengan air berwarna
Berubah dengan drastis seketika
Lara itu berangsur-angsur pulih
Melebur bersama dipersimpangan depan mata
Dengan munculnya lentera di depan

Hahahahha....
Tawaku lagi sembari menyeka luka yang sangat lara
Kau tahu...???
Berapa lama aku berlari dengan luka yang lara
Hingga terjungkal-jungkal....
Hancur lebur....

Hehehehe....
Lirihku sambil tertawa kecil
yaaa......
Sangat jauh....
Jangan tanya seberapa kilo meter aku berlari 
Senyumku sambil memandangi belakangku



Komentar

Postingan Populer