Cinta Tanpa Rasa

 Tahukah kamu...

cinta itu bukan hanya tentang rasa
bukan hanya tentang warna
bahkan bukan hanya tentang kebersamaan
melainkan... 
cinta itu lebih dari sekedar itu semua
bersedia menanggung kesedihan
berbagi empedu untuk bersama
berkorban segala hal demi cinta.
-------------------------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------
        Sebuah kehidupan tak akan lengkap tanpa sebuah siklus kehidupan, saling memberi manfaat satu dengan yang lain, saling memberi satu dengan yang lain. Terlepas dari itu, sebuah siklus kehidupan akan lekat dan erat dengan namanya "pengorbanan" demi keberlangsungan sebuah siklus kehidupan agar tetap terjaga serta berkesinambungan. Bukan hal baru tentunya sebuah siklus kehidupan terdapat yang namanya "pengorbanan", ada yang harus dikorbankan dan ada yang harus melanjutkan sebuah kehidupan, layaknya sebuah siklus kehidupan demikian halnya kehidupan manusia.
           Pengorbanan tidak hanya berbicara mengenai cinta seseorang remaja yang sedang saling jatuh cinta satu dengan yang lain, dimana cinta itu harus dibuktikan tidak hanya sekedar ucapan kata-kata belaka namun harus ada tindakan nyata dan mengarah pada pembuktian sebuah perjuangan yang dinamakan "Cinta". Apakah kehidupan itu dapat berjalan dengan baik tanpa cinta? dan apakah cinta itu dapat tersampaikan dengan baik tanpa sebuah rasa?
          Selalu terngiang-ngiang dikepalaku, mungkin saja ada seorang pria yang sedang menjalin hubungan dengan seorang wanita yang berlandaskan atas nama cinta menapaki sebuah asmara namun tanpa sebuah rasa atau hanya sepihak saja yang memiliki rasa. Mungkin saja keduanya telah memiliki rasa namun seiring berjalannya waktu terdapat rasa yang pudar atau terkikis oleh situasi dan kondisi yang ada.
        Ya.... kehidupan cinta jika  dijelaskan akan begitu kompleks, yang perlu digaris bawahi ialah; cinta itu dapat tumbuh tanpa rasa dan cinta itu memengaruhi siklus kehidupan. Tidakkah kamu tau?  cinta itu membutuhkan pengorbanan dan pengorbanan itu membutuhkan cinta yang paling dalam dan merupakan landasan utama, sekalipun seorang ibu yang rela berkorban untuk anaknya, lebih dari itu. Tuhanlah yang  telah membuktikan cintaNya dan menjadikan dasar untuk melakukan pengorbanan yang sesungguhnya untuk keberlangsungan sebuah siklus kehidupan dan untuk keberlangsungan kehidupan manusia.

Komentar

Postingan Populer