Bed Friend

Lingkaran hitam persahabatan
(TR)

Ketika itu, terlintas dalam pikiranku sebuah kalimat yang sempat membuat aku tercengang sejenak dan merenung berulang-ulang sebuah kalimat yang tidak pernah terpikirkan dalam benakku. Kalimat itu adalah lingkaran hitam dalam sebuah persahabatan. Entah mengapa kalimat itu terdengung jelas ditelingaku ketika saya sedang mencoret-coret sebuah gantungan kunci dari kayu dengan lingkaran hitam yang saya buat dan didalamnya terdapat inisial nama persahabatan kami  (TR). Sebuah tanda dari Tuhan atau hanya sebuah ilusi belaka? Pada waktu  itu kami sedang mengalami masalah dan sahabatku “R” sedang marah besar kepadaku, sampai-sampai dia tidak mau menoleh atau menyapaku, saat ingin menyapanya raut mukanya berubah begitu cepat dan membuatku menjadi merasa semakin bersalah dengannya sehingga aku tak sanggup untuk mendekatinya serasa meminta maaf. Pada mulanya karena kesalahanku yang membuat persahabatan ini rusak dan inti dari permasalahan kami adalah salah paham satu dengan yang lainnya. Tepat pada hari kamis malam ketika dia sedang berangkat ke Jakarta untuk bertemu dengan ayahnya dan menyembuhkan ibu jari kakinya yang mengalami masalah. Entah apa yang akan terjadi persahabatan kami selanjutnya tapi aku meminta kepada Tuhan “Jika memang dia sahabat yang diberikan Tuhan untukku, maka saya percaya bahwa hubungan persahabatan kami akan membaik secepatnya tapi jika dia bukan sahabat yang Tuhan berikan untukku maka saya rela kehilangan seorang sahabat. Jika memang harus terjadi biarlah semuanya terjadi sesuai dengan kehendak-Nya. Hanya satu yang saya pinta dari Tuhan, saya membutuhkan seorang sahabat”.

Mengapa semuanya terjadi begitu cepat, mungkin memang banyak hal yang harus saya kerjakan sebelum apa yang saya inginkan dikabulkan oleh Tuhan.

Komentar

Postingan Populer